Radiator Cap, Tutup Kecil dengan Fungsi Besar
Komponen bernama radiator cap atau tutup radiator berperan penting dalam menjaga performa mesin mobil Anda.
Walaupun bentuknya kecil, fungsinya memang sangat besar. Maka dari itu Anda harus menjaga kondisi radiator cap agar tetap aman. Apa fungsi penting radiator cap yang dimaksud? Berikut penjelasannya untuk Anda.
Fungsi Radiator Cap untuk Mesin Mobil Anda
Radiator cap berfungsi sebagai penutup lubang pengisian dari coolant. Selain itu, radiator cap juga berperan untuk menjaga tekanan ideal dalam sistem pendinginan mesin.
Tiap proses pembakaran mesin pasti timbul panas yang diserap oleh air pendingin. Air tersebut awalnya dingin, tetapi lama kelamaan suhunya naik seiring jumlah panas yang diserap.
Kondisi tersebut akan terjadi secara berkala dan menyebabkan air mendidih serta menguap. Sehingga air pada sistem pendingin bisa habis dan panas dari pembakaran akan gagal diserap.
Itulah mengapa radiator cap sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang tekanan agar air di dalam sistem pendingin tidak cepat mendidih dan menyebabkan tekanan yang lebih tinggi karena uap. Air yang suhunya mencapai 100 derajat celcius pun tidak naik lagi.
Tanda Radiator Cap Mengalami Kerusakan
Agar Anda segera mengambil tindakan jika radiator cap mengalami kerusakan, maka Anda harus mengetahui tanda-tanda kerusakannya terlebih dahulu. Apa saja tanda kerusakan tersebut?
-
Karet Katup Pressure Valve Pecah dan Getas
Pressure valve sendiri merupakan komponen yang berperan untuk menjaga tekanan pada saluran sistem pendingin agar tetap stabil dan seimbang.
Apabila karet pada komponen tersebut getas dan pecah maka bisa menjadi tanda bahwa radiator cap mengalami kerusakan.
Kondisi ini terjadi karena tekanan pada saluran pendingin meningkat dan kekuatan dari tekanan lebih dari kemampuan pegas pada komponen pressure valve. Akhirnya karet pada katup rusak dan aliran air akan keluar dari pressure valve.
-
Mesin Terlalu Panas atau Overheating
Dugaan adanya kerusakan cap radiator bisa dilihat dari terjadinya overheating pada mesin. Kemungkinan tersebut semakin tinggi jika kondisi saluran sistem pendingin tidak bocor maupun rusak.
Jadi apabila mesin mobil Anda mengalami overheating tetapi tidak ada kebocoran air pendingin, maka coba lakukan pemeriksaan pada radiator cap secara seksama.
-
Selang Radiator Mengalami Pengempisan Tidak Normal
Tanda kerusakan cap radiator selanjutnya adalah selang radiator yang mengempis. Kondisi tersebut menjadi tanda bahwa katup vakum radiator cap tidak berfungsi.
Radiator cap sendiri mempunyai dua katup utama, yaitu katup vakum dan katup tekan. Ketika suhu mesin mengalami penurunan, seharusnya katup vakum akan terbuka agar bisa menyedot kembali cairan dari tabung reservoir ke radiator.
Namun jika katup tersebut macet, maka tekanan negatif yang ada di dalam sistem pendingin akan menarik dinding selang.
Sehingga menyebabkannya mengempis. Kondisi tersebut akan menyebabkan struktur serat yang ada di dalam selang radiator mengalami kerusakan.
-
Habisnya Air di dalam Radiator
Apabila katup tekan dan katup vakum pada radiator mengalami kerusakan, maka sirkulasi air tidak akan berjalan secara optimal. Kondisi ini akan menyebabkan volume air pada radiator akan berkurang karena tumpah lewat tangki reservoir.
-
Hilangnya Katup Vacuum Valve Pecah atau Hilang
Katup vacuum valve yang sudah pecah atau hilang bisa menyebabkan mesin mobil mengalami panas berlebihan.
Ketika suhu pada sistem pendingin panas dan tekanannya meningkat, vacuum valve menutup rapat saluran menuju reservoir tank sehingga air akan tertahan di dalam mesin dan radiator.
Sedangkan, jika katup tersebut rusak, maka tekanan pada mesin dan radiator menjadi tidak stabil serta memicu terjadinya overheat.
Memahami fungsi dan tanda-tanda kerusakan pada radiator cap menjadi langkah awal perawatannya.
Pastikan Anda melakukan pemeriksaan secara menyeluruh agar mengetahui kondisi komponen pada mobil Anda. Dapatkan berbagai informasi menarik mengenai kendaraan lainnya hanya di http://suzukimobil-papuabarat.co.id/